Konsorsium UNSADA dengan Universitas Jepang

Jakarta, 14-15 Maret 2017 Rektor Unsada, Dr. H. Dadang Solihin, S.E., M.A. didampingi oleh segenap jajaran, Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Ir. Kamaruddin Abdullah, IPU; dan petinggi Yayasan Melati Sakura yang diwakili oleh Ismadji Hadisumarto dan Hideki Amengku, menerima kedatangan perwakilian dari beberapa universitas Jepang dan JAPINDA. Universitas Jepang tersebut adalah Toyo University diwakili oleh Wakil Rektor Kazuo Takahashi dan Tanaka Yusuke Ph.D.; Hiroshima University diwakili oleh Wakil Rektor Toshiyuki Sato, Yasushi Maruyama, dan Yoshichika Honda; Tokai University diwakili oleh Direktur Eksekutif Yoshio Yamamoto dan Yoshitaka Kato; Ritsumeikan University diawakili oleh Wakil Rektor Kozo Watanabe Ph.D. dan Satoshi Hirai; Advanced Institute of Industrial Technology diwakili oleh Rektor Dr. Seiichi Kawata, Mitsuhiro Maeda, Kensuke Takahashi, dan Tadashi Hatasa; dan Human Academy diwakili oleh Tomonobu Tanaka. Dari pihak JAPINDA diwakili oleh Yutaka Iimura selaku Presiden Japinda, Kojiro Shiojiri, dan Nobuko Yonezawa.

Pertemuan pada hari pertama, 14 Maret 2017, membahas mengenai rencana kerja sama yang akan dilaksanakan oleh anggota konsorsium dengan Unsada. Universitas-universitas tersebut tertarik untuk melakukan kerja sama dengan Unsada dilatarbelakangi oleh keinginan untuk mengembangkan kerja sama Universitas Asia Pasifik dengan banyaknya mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang diterima di Jepang. Dalam pembukaan pertemuan, Ismadji menyatakan bahwa Unsada merupakan satu-satunya universitas yang dibangun oleh alumni dari Jepang. Ismadji berharap konsorsium ini dapat membantu Unsada menjadi universitas kenamaan di Indonesia dan menjadikan Unsada sebagai monumen kerja sama Indonesia-Jepang.

Dadang menambahkan bahwa saat ini Unsada mengikuti Tri Darma Perguruan Tinggi dalam menjalankan kegiatannya, yaitu pendidikan dan pengajaran; penelitian; dan pengabdian pada masyarakat. Untuk mewujudkan universitas yang unggul, Unsada membutuhkan masukan agar kurikulum yang ada di Unsada dapat lebih bermanfaat. Selain itu, bentuk kerja sama yang terjalin secara nyata dapat berupa pertukaran jurnal ilmiah antara dosen Unsada dengan dosen dari universitas Jepang.

Pertemuan yang dilanjutkan pada hari kedua, 15 Maret 2017, membahas mengenai kurikulum yang ada di jurusan Sastra Jepang yang disampaikan oleh para dosen tim penyusun kurikulum. Dalam pertemuan ini, para anggota konsorsium aktif memberikan pertanyaan mengenai kurikulum yang saat ini berjalan di Unsada dengan tim penyusun di hadapan Rektor dan jajaran. Di antaranya mengenai buku ajar yang dipakai dalam pengajaran saat ini merujuk pada buku Minna no Nihon Go. Selanjutnya, para anggota konsorsium mengunjungi kelas-kelas di Fakultas Sastra yang tengah berlangsung kegiatan belajar mengajar. Acara kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon di taman Fakultas Sastra. Dalam pertemuan kedua ini, Dr. Rahmat Gobel turut hadir didampingi oleh jajarannya. ar

Konsorsium Unsada Konsorsium Unsada 1

Comments are closed.

WhatsApp chat