Kunjungan dan Kuliah Umum Duta Besar Jepang untuk Indonesia di UNSADA

DSC_3175 - CopyJakarta, 10 Oktober 2017 – Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Y.M. Masafumi Ishii mengunjungi kampus Universitas Darma Persada dalam rangka memberikan kuliah umum kepada mahasiswa-mahasiswai UNSADA. Kedatangan Ishii tersebut disambut langsung oleh Ismadji Hadisoemarto selaku perwakilan dari Yayasan Melati Sakura, Dr. H. Dadang Solihin, S.E., M.A., selaku Rektor UNSADA, beserta para jajaran. Selanjutnya, rombongan mengunjungi laboratorium Fakultas Sastra dan Fakultas Teknik. Laboratorium tersebut merupakan bantuan dari pihak Jepang untuk UNSADA sebagai perwujudan kerja sama antara Jepang dan Indonesia. Selain mengunjungi laboratorium, Ishii juga melakukan penanaman pohon di taman Plaza UNSADA dimana letak pohon yang ia tanam berdekatan dengan pohon yang ditanam oleh Pangeran Akishino dan mantan perdana menteri Jepang, Yasuo Fukuda, yang sebelumnya berkunjung ke UNSADA.

DSC_3508 - CopyMelanjutkan rangkaian kunjungan tersebut, rombongan memasuki Grha Wira Bakti dimana kuliah umum dilaksanakan. Kurang lebih 800 mahasiswa-mahasiswi UNSADA hadir dalam kuliah umum tersebut. Mengawali acara tersebut, Dadang mengungkapan kebahagiaan dan kebanggaannya dalam sambutannya atas kedatangan Ishii selaku Duta Besar Jepang untuk Indonesia ke kampus UNSADA. Dadang juga berharap kerja sama antara Jepang dan Indonesia akan semakin erat ke depannya terutama di bidang pendidikan seperti yang telah dilakukan oleh UNSADA dengan 11 universitas dari Jepang selama ini. Ismadji juga berbahagia atas diberikannya kesempatan bagi UNSADA untuk mendapatkan kuliah umum dari Ishii. Sebagai bentuk penghargaan, Dadang memberikan gelar “Visiting Professor” kepada Ishii.

 

DSC_3568 - Copy DSC_3567 - Copy DSC_3488 - Copy

Mengawali kuliah umum yang bertajuk “Kerja Bersama, Maju Bersama,” Ishii menyatakan bahwa dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang duta besar, Indonesia merupakan partner strategis yang sangat penting bagi Jepang. Jika dilihat dari sejarah, Indonesia dan Jepang telah manjalin hubungan diploatis sejak 1958 dan semenjak itu terus meningkatkan kerja samanya baik di bidang ekonomi maupun bahasa dan budaya. Menurut survey yang dilakukan oleh BBC, Indonesia menempati posisi ke 2 secara global dengan hampir 70% orang Indonesia pro ke Jepang dan terdapat 745.000 pelajar Bahasa Jepang. Secara ekonomi, Jepang merupakan salah satu investor terbesar dalam kurun waktu 15 tahun terakhir dengan lebih dari 1.500 investasi. Perusahaan Jepang di Indonesia juga turut memberikan kontribusi dalam pengembangan ekonomi Indonesia dengan banyaknya pegawai Indonesia yang bekerja di perusahaan-perusahaan Jepang tersebut yang mencapai lebih dari 93%. Selain itu 18% kegiatan ekspor Indonesia dilakukan oleh perusahaan Jepang. Jepang juga turut berkontribusi dalam  sektor resmi GDP (Gross Domestic Product) Indonesia sebanyak 10%.

Hubungan Indonesia dengan Jepang di bidang ekonomi juga ditunjukkan dengan Jepang yang menempati posisi kedua dalam total perdagangan dan posisi ketiga sebagai tujuan ekspor. Sejak ditandatanganinya persetujuan kerja sama ekonomi Indonesia-Jepang tahun 2008, kurang lebih 90% ekspor ke Indonesia dan 96% impor dari Indonesia bebas pajak. Tiga hal penting yang akan dilaksanakan: memperkuat kemitraan ekonomi seperti investasi, pekerjaan, peningkatan kapasitas, maupun kontribusi ekspor-impor; bekerja sama untuk mempromosikan kepentingan strategis bersama; meniingkatkan persahabatan “heart to heart” untuk masa depan. Ketiga hal tersebut akan memperkuat kerja sama antara Jepang dan Indonesia yang tahun depan akan menginjak 60 tahun. ar

DSC_3395 - Copy DSC_3306 - Copy DSC_3338 - Copy DSC_3234 - Copy DSC_3223 - Copy DSC_3195 - Copy

Leave a Reply

WhatsApp chat