Aktivitas di tingkat Internasional

Sampai dengan saat ini, Universitas Darma Persada terus menjalin hubungan kerja sama antara Institusi dengan pihak Jepang. Mulai dari berbagai perusahaan besar Jepang, seperti Toyota Motor Corporation (TMC), Softem, dan berbagai Universitas dari Jepang, seperti Hiroshima University, Saga University, Osaka International University, dan masih banyak lagi. Dan yang terakhir, jalinan kerjasama dengan pihak pemerintah Jepang langsung.

Keberadaan Universitas Darma Persada menarik perhatian Pemerintah dan Kekaisaran Jepang, dan menilai Universitas Darma Persada sebagai salah satu destinasi wajib saat melakukan kunjungan kerja di Indonesia. Hal tersebut dibuktikan dengan kunjungan Yang Mulia Kaisar Akihito dan Permaisuri Michiko Shoda pada 3 Oktober 1991, ditemani Ginandjar Kartasasmita dan Rektor Unsada WD Sukisman, disusul kunjungan Putera Kaisar Akihito, yaitu Pangeran Akishino Fumihito beserta Nona Kawashima Kiko pada 19 Januari 2008 disambut Ketua Yayasan Melati Sakura, Dr. Rahmat Gobel, Ketua Dewan Penyantun Ginandjar Kartasasmita dan Rektor Unsada Prof. Dr. Kamaruddin Abdullah, IPU. Universitas Darma Persada juga sudah beberapa kali menerima kunjungan Perdana Menteri Yasuo Fukuda, dengan kunjungan terbaru pada 21 Juli 2018 (sudah menjadi Mantan Perdana Menteri) dan kunjungan Perdana Menteri Shinzo Abe ke Unsada, disambut oleh Rektor Unsada Dr. Dadang Solihin pada 15 Januari 2017, disusul kunjungan Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Y.M. Masafumi Ishii ke Universitas Darma Persada pada 17 Oktober 2017.

Pada Maret 1988, S. Higashi, President Director of Far East Oil Trading Co. Ltd Tokyo – Japan, menilai kesuksesan Universitas Darma Persada juga berarti keberhasilan Persahabatan Indonesia – Jepang. Kalimat tersebut dituangkan kedalam plat penghargaan kepada Universitas Darma Persada, yang dapat dilihat sampai dengan hari ini.

Pada tahun 2018, Universitas Darma Persada menjadi tuan rumah bagi acara bergengsi tingkat internasional, yaitu Simposium tingkat Asia dan ASEAN. Tepatnya pada 14-15 Desember 2018 ketiga organisasi Asian Japan Alumni Internasional (ASJA) bersama dengan Asean Council of Japan Alumni (ASCOJA), dibantu Perhimpunan Alumni dari Jepang (PERSADA) menggelar acara “The 14th ASJA -ASCOJA International Symposium : Shinise in Globalization Era” Dimana kegiatan Symposium ini telah dilaksanakan ke 14 kalinya, dihadiri 200 peserta dari 10 negara ASEAN. Beberapa pembahasan pada kegiatan Symposium ini adalah tentang bagaimana sebuah perusahaan mampu bertahan begitu lama hingga 100 tahun. Dengan digelarnya Symposium yang dihadiri dari berbagai negara ASEAN ini diharapkan mampu menjadi wadah untuk bertukar informasi bagaimana sebuah perusahaan dapat bertahan dan tetap eksis hingga lebih dari 50 tahun sehingga dapat memberikan pengetahuan baru.

WhatsApp chat