tttttttttt Blog – Page 3 – Universitas Darma Persada

Program Studi

Lembaga

Penelitian

Pengabdian

 

UNSADA

Terakreditasi, Penguasaan Tiga Bahasa (Indonesia, Inggris dan Jepang), Berbasis ICT, Beasiswa, Magang kerja, Bis Kampus.

Brosur

DSC_2535 - CopyJakarta, 26 September 2017 – Presiden Institut Otomotif Indonesia (IOI), Ir. I Made Dana M. Tangkas, M. Si., IPM bersama jajaran IOI dan STMI berkunjung ke Universitas Darma Persada. Kunjungan ini menjadi awal akan dibinanya kerja sama antar kedua belah pihak. Jajaran IOI yang ada dalam kunjungan ini adalah Willy Susilo selaku Direktur IOI dan Yanuarto Widihandono selaku Sekjen IOI. Selain itu, Dr. Mustofa, S.T., M.T., selaku Direktur STMI, Ir. Mohammad Rachmatullah, M.B.A. selaku Sekretaris Senat Politeknik STMI, dan Ir. Made Dharma Harthana, MBA yang juga dari Politeknik STMI ikut serta dalam rombongan. Hadir pula, Rosalina Faried selaku Ketua Umum Perkumpulan Industri Kecil dan Menengah Komponen Otomotif (Pikko) dalam kunjungan tersebut.

DSC_2530Menyambut secara langsung kedatangan para tamu dari IOI, STMI dan Pikko tersebut, Dr. H. Dadang Solihin, S.E., M.A., menyematkan pin kehormatan UNSADA sebagai bentuk apresiasi kepada para tamu sebagai anggota keluarga besar UNSADA dan juga jalinan kerja sama yang akan segera dibina ke depannya. Rektor UNSADA yang pernah berkiprah Bappenas tersebut juga menerangkan mengenai prestasi UNSADA yang telah naik peringkatnya dari 366 ke peringkat 109 hanya dalam jangka waktu 2 tahun saja. Tentunya dengan terjalinnya kerja sama dengan berbagai pihak akan menambah mutu lulusan UNSADA yang nantinya dapat mengimplementasikan sesanti UNSADA yaitu “Nalar Arif Baktiku Bangsa.”

 

 

 

DSC_2531Menanggapi sambutan dari Dadang, Tangkas mengamini bahwa kualitas SDM yang baik tentu tidak terlepas dari kualitas pendidikan yang ditempuh. Hal yang penting dari pendidikan itu sendiri adalah nilai-nilai kekeluargaan dan nilai ini telah terlihat dari Rektor UNSADA yang menjadikannya bagian dari keluarga besar UNSADA. Unsada sendiri, menurut Tangkas, merupakan barometer pendidikan Jepang yang ada di Indonesia. Dengan naiknya peringkat UNSADA menunjukkan bahwa kualitas pendidikan yang juga meningkat. Selain itu, dunia otomotif yang merupakan bidang yang sangat menjanjikan telah menunjukkan perkembangan yang sangat pesat. Namun, perkembangan ini baru dirasakan oleh negara-negara tetangga seperti Jepang, Korea dan Cina. Indonesia sendiri memiliki potensi yang sangat besar untuk dapat ikut serta berkiprah dalam dunia industri otomotif. Oleh karena itu, dibutuhkan SDM yang berkualitas yang dapat memberikan sumbangsih terhadap dunia industri sehingga dapat membantu pembangunan nasional dan bersaing dengan negara lainnya.

DSC_2520Dalam pertemuan yang diadakan di Ruang Sasana Wiyata tersebut, banyak hal yang dibahas oleh kedua belah pihak diantaranya adanya wacana mengenai kerja sama pengembangan aplikasi yang dapat melacak lulusan universitas mengingat saat ini pelacakan alumni masih dilakukan secara manual. Hal ini tentunya dapat dijadikan sebagai barometer keberhasilan universitas dalam mencetak SDM yang berkualitas.

Menutup kunjungan tersebut, Dekan Fakultas Teknik, Ir. Agus Sun Sugiharto, M.T., bersama jajaran memandu para tamu untuk melihat secara langsung tempat kegiatan belajar mengajar di Fakultas Teknik. Patut dinanti, kerja sama yang akan segera terjalin yang tentunya akan bermanfaat bagi UNSADA dan juga berbagai pihak yang turut mendukung. ar

 

DSC_2449Jakarta, 19 September 2017 – BEM Fakultas Ekonomi Universitas Darma Persada menyelenggarakan Kuliah Umum yang bertajuk “Membangun Jiwa Kreatif Tanpa Batas” dengan mengundang seorang entrepreneur muda Noor Al Kautsar, pemilik FYC footwear. Acara yang diketuai oleh Rendy Cakra Nugraha, mahasiswa Akuntansi angkatan 2015, sukses menyedot perhatian peserta seminar terbukti dengan banyaknya peserta seminar yang hadir dan juga aktif mengikuti kuliah umum tersebut. Dibuka secara resmi oleh Rektor Unsada, Dr. H. Dadang Solihin, S.E., M.A., kuliah umum tersebut dimulai pukul 09:00 bertempat di ruang E209 Fakultas Ekonomi, Universitas Darma Persada.

Pria yang akrab disapa Kang Ucay tersebut memberikan kiat-kiatnya mengenai bagaimana memulai usaha dari nol hingga mampu bersaing dengan brand-brand yang telah terkemuka saat ini. Sebelum memulai usahanya, mantan vokalis band kenamaan ini harus rela meninggalkan dunia musik yang telah ia geluti selama 13 tahun. Suatu hal yang tidak mudah meninggalkan dunia yang telah membesarkan namanya, namun langkah tersebut ia ambil sejak tahun 2013. Mengawali usaha dari nol pun ia jalani.21686782_1938218273100863_4373219768866847018_o

Menurut Al Kautsar, hal utama dari memulai usaha selain memikirkan brand secara matang adalah memulai usaha dengan dasar yang jelas. Sebagai seorang muslim, Al Kautsar merintis usahanya berdasarkan hukum Islam yang jelas. Sebelumnya, usaha yang ia rintis mengalami kegagalan. Dari musahabah diri, kegagalan tersebut bisa jadi dipicu karena modal usaha yang diperoleh dari hasil yang abu-abu. Oleh karena itu, Al Kautsar memulai usahanya dengan modal sendiri yang diketahui jelas asal muasalnya. Ia menjual baju dan sepatu miliknya di sebuah situs jual beli. Dengan modal seadanya dan bantuan seorang teman yang ahli desain, ia pun memulai usahanya, FYC footwear sejak tahun 2013.

Dimulai dari produksi secara manual di daerah Cibaduyut, kini FYC footwear bekerja sama dengan sebuah pabrik sepatu sehingga mampu meningkatkan produksinya seiring dengan permintaan konsumen yang terus meningkat. Peningkatan produksi membutuhkan modal lebih. Al Kautsar memutar otak dengan mencari investor yang bisa diajak bekerja sama dengan cara bagi hasil karena ia menghindari mendapatkan modal dari jalur riba. Ia pun dipertemukan dengan seorang teman yang ahli dalam mengatur keuangan dan akhirnya tidak hanya menjadi investor namun menjadi owner ketiga FYC footwear. 21586956_1938218269767530_3936622633868977304_o

Meningkatnya permintaan tidak terlepas dari suksesnya penanaman brand kepada konsumen. Untuk membuat sebuah brand yang dikenal dan diterima oleh konsumen diperlukan kiat-kiat khusus di antaranya brand tersebut hendaknya mencerminkan karakter karena karakter seseorang pastilah unik. Selain unik, sebuah brand juga harus memberikan kesan yang baik. Hal inilah yang membuat Al Kautsar memilih Forever Young Crew atau yang disingkat FYC sebagai brandnya. Forever Young Crew yang berarti kru yang selamanya muda memiliki makna tersirat untuk selalu mengingat surga karena di surga para penghuninya akan selalu muda. FYC memfokuskan diri untuk membuat sepatu sehingga FYC perlu menyebutkan footwear dalam brandnya.

21586644_1938218366434187_1571778353471792318_oSetelah menentukan brand, maka perlu ditentukan logo yang bisa memunculkan kekhasan dari brand tersebut. Smiling banana dipilih menjadi logo FYC footwear karena buah pisang merupakan buah yang unik, buah khas daerah tropis, dan juga disebutkan dalam Al-Quran sebagai buah yang ada di surga. Selain itu, buah pisang juga cukup dikenal oleh komunitas skater dimana komunitas inilah yang menjadi sasaran pemasaran FYC footwear sendiri. Sebelum bermain skate, mereka sering memakan pisang sebagai asupan energi.

Hal penting selanjutnya adalah menentukan tagline yang bisa mencerminkan brand itu sendiri. Al Kautsar memilih tagline “Stay Young, Good, Clean & Fun” untuk menekankan bahwa FYC footwear dibuat untuk kaum muda yang baik dalam sikapnya, bersih dari narkoba dan rokok, serta menyenangkan. Menurutnya, kaum muda tidak perlu berkiblat pada dunia barat untuk bisa menjadi keren melainkan menjadi diri sendiri. Al Kautsar ingin mengubah image skate yang tadinya dikenal urakan menjadi sesuatu yang inspiratif. Tidak perlu menunggu menjadi tua terlebih dahulu untuk menginspirasi orang lain seperti  Tony Alva, seorang legenda skateboarder,  yang saat ini menjadi seorang pembicara.

Sukses dalam usahanya tidak membuat Al Kautsar lupa untuk berbagi. Ia turut serta dalam kegiatan amal dengan mendukung One Care dan ACT. Rahasia kesuksesan ini tidak terlepas dari konsep yang ia terapkan dalam brandnya yang catchy dan artsy sehingga menyebarkan sisi positif yang menjadi viral. Brand yang ia miliki juga menekankan bahwa yang ia jual adalah sepatu bukan model seksi sehingga tidak perlu menggunakan model seksi satupun.

Dari hasil wawancara tertutup, Al Kautsar tidak menutupi bahwa awal mula hijrahnya menuai cukup banyak kontroversi. Ia juga dikritik oleh komunitasnya sendiri, namun dengan tetap istiqomah ia pun dapat melaluinya. Menurutnya, dengan menunjukkan prinsip yang ia anut akan terlihat yang benar-benar mendukungnya sebagai teman maupun yang tidak. Kini ia menjadi entrepreneur sukses dan menjadi pembicara dalam seminar untuk berbagi ilmu. ar

DSC_2385Jakarta, 18 September 2017 – Universitas Darma Persada menyelenggarakan Kuliah Perdana 2017 yang dihadiri oleh lebih dari 1.000 mahasiswa baru. Acara yang dibuka secara resmi oleh Rektor Unsada, Dr. H. Dadang Solihin, S.E., M.A., tersebut turut mengundang Samsu Adi Nugroho selaku Sekretaris Lembaga Penjamin Simpanan dan Yuyus Juarsa selaku General Manager Human Capital PT. Pembangunan Perumahan sebagai pembicara. Kuliah Perdana yang bertempat di Grha Wira Bakti tersebut menandai secara resminya mahasiswa baru UNSADA angkatan 2017 mengikuti perkuliahan.

Dalam sambutannya, Dadang menegaskan bahwa kuliah perdana merupakan awal dari perjalanan para mahasiswa baru dalam menimba ilmu. Kelak, hasil dari ilmu tersebut akan terlihat dan dirasakan oleh para mahasiswa sendiri. Hasil ini selain ditentukan oleh kemampuan dari para mahasiswa juga didukung oleh kualitas universitas yang menaungi mereka. Universitas Darma Persada sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia menunjukkan diri sebagai perguruan tinggi berkualitas dengan meningkatkan peringkatnya dari peringkat 366 menjadi peringkat 109.

DSC_2397Samsu memberikan kuliah umum sesi pertama dengan tema “Menjaga Stabilitas Sistem Perbankan di Indonesia.” Menurut Samsu, jika diibaratkan permainan sepak bola, maka LPS menempati posisi defender sedangkan OJK sebagai striker. LPS sendiri merupakan lembaga independen yang dimiliki oleh pemerintah dan dibawahi langsung oleh presiden yang memiliki tujuan untuk menghilangkan keresahan masyarakat untuk menyimpan uang di bank. Selain itu, LPS juga bertanggung jawab untuk menjamin simpanan, menjaga stabilitas keuangan dan membantu peran pemerintah dalam menangani krisis keuangan. LPS sendiri bersumber dana dari penarikan premi 0.2% per tahun dari tiap bank anggota LPS. Dana ini sebagai cadangan untuk pembiayaan nasabah dari bank yang telah ditutup. Saat ini tercatat simpanan sebesar 523 triliun dengan 20jutaan rekening. Terakhir, Samsu menghimbau untuk menabung secara aman dengan mencetak buku tabungan minimal 1 bulan sekali agar menghindari selisih dengan bank.

Kuliah umum yang kedua dengan tema “Kiat Membangun Pribadi Sukses” disampaikan oleh Yuyus. Mengawali presentasinya, Yuyus memperkenalkan PT Pembangungan Perumahan sebagai salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pembangunan banyak infrastruktur. Salah satu contohnya adalah proyek microcapsule seperti MRT namun berbentuk kapsul yang tengah dijalankan oleh PT PP dengan pemerintah Jawa Barat. Terdiri dari 3 komponen utama yaitu upstream, middle-stream dan downstream. Ketiga komponen ini saling membantu dalam menjalankan poyek pembangunan. PT PP Presisi sebagai penyedia alat berat membantu bagian middlestream. PT PP juga merekrut arsitek dari luar negeri. Para arsitek tersebut bergerak dibawah para arsitek dalam negeri yang diambil dari lulusan universitas terkemuka di Indonesia. Para fresh graduate dapat memiliki kesempatan yang sama untuk bergabung dengan PT PP selama memiliki kemampuan yang mumpuni. Yuyus juga menambahkan beberapa nama yang patut diberikan apresiasi atas kesuksesan yang diraih seperti Tumiyana selaku CEO PT PP yang mengawali karirnya sebagai tukang, Bintang Perbowo yang menjadi petinggi Wijaya Karya. Tentunya, para pesohor ini dapat menjadi acuan bagi para mahasiswa baru untuk menjadi sukses. ar

lpbjJakarta, 8 September 2017 – Tiba pada hari kedua, Lomba Pidato Bahasa Jepang ke-15 Tingkat SMA Se-Jabodetabek dan Tingkat Perguruan Tinggi Se-Nasional memasuki babak final yang diikuti oleh 20 peserta yang telah berhasil menyisihkan peserta lainnya sehari sebelumnya. Yang bertindak menjadi dewan juri pada hari kedua adalah Yamashita Tetsuo dari Universitas Takushoku, Ozawa Shiro dari MSIG, dan Takajo Yoshiaki dari Persatuan Alumni Universitas Takushoku. Ketiganya bertanggung jawab memilih pemenang lomba pidato pada babak final tersebut.

lpbjPerlu diketahui, pada kepanitiaan tahun 2017 ini, terdapat 3 orang mahasiswa dari Universitas Takushoku, Naruse Ai, Miura Keito, Shimazaki Miwa, yang ikut serta dalam pelaksanaan Lomba Pidato Bahasa Jepang ke-15. Mereka bekerja sama dengan panitia mahasiswa UNSADA dan melaksanakan tugas yang diberikan dengan sebaik mungkin.

 

lpbj ccPada tingkat Perguruan Tinggi, juara pertama dan kedua berhasil diraih oleh mahasiswa dan mahasiswi Sastra Jepang UNSADA. Juara kedua diraih oleh Denny Christian S dengan 世界の最良の薬. Selanjutnya, Claritta Callista, mahasiswa semester 2, dengan pidato yang bertajuk ここまでの私の旅 berhasil meraih juara pertama. Juara ketiga diraih oleh Maulana Syifa dari STIBA INVADA dengan pidato オジェクオンライン. Juara pertama baik tingkat SMA maupun Perguruan Tinggi selain mendapatkan piagam penghargaan juga memperoleh hadiah utama berupa laptop yang dipersembahkan oleh MSIG dan perjalanan ke Jepang selama 1 minggu. ar

DSC_0698 - CopyJakarta, 7 September 2017 – Universitas Darma Persada menyelenggarakan Lomba Pidato Bahasa Jepang Tingkat SMA Se-Jabodetabek dan Tingkat Perguruan Tinggi Se-Nasional. Lomba Pidato yang sudah terselenggara ke-15 kalinya ini merupakan hasil kerja sama antara Universitas Darma Persada dengan Unviersitas Takushoku dengan didukung oleh PESADA, MSIG, Jakarta Shinbun, Himawari Kai, dan AOTS (Association for Overseas Technical Cooperation and Sustainable Partnerships). Lomba pidato yang diselenggarakan di Grha Wira Bakti tersebut, rencananya akan dilaksanakan selama dua hari.

DSC_0661 - CopyHari pertama diawali dengan sambutan oleh Bertha Nursari, M.Hum., selaku ketua panitia lomba, dan kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Dr. Nani Dewi Sunengsih, S.S., M.Pd., selaku Dekan Fakultas Sastra. Dalam sambutannya, keduanya memberikan semangat kepada seluruh peserta lomba dan menekankan bahwa menang ataupun kalah janganlah dijadikan beban, melainkan keberanian para peserta yang sudah ikut berpartisipasi yang perlu diapresiasi. Selanjutnya, Dr. Mochammad Solichin, M.Pharm., selaku perwakilan dari PERSADA juga memberikan sambutan. Menurutnya, kegiatan lomba pidato yang sudah memasuki tahun ke-15 ini merupakan kegiatan yang sangat membanggakan dimana para peserta yang terbilang masih muda sudah dapat mengikuti lomba pidato dalam bahasa Jepang. Namun, dalam penyelenggaraannya tentu akan lebih maksimal jika lomba tersebut dapat disaksikan oleh banyak audience.

DSC_0638 - CopySelanjutnya, Prof. Yamashita Tetsuo selaku perwakilan dari Universitas Takushoku memberikan semangat kepada para peserta dalam sambutannya. Yamashita juga mengungkapkan bahwa kerja sama dengan Universitas Darma Persada sudah berlangsung lama dan ini bukan merupakan pertama kali baginya datang ke UNSADA. Sebelumnya ia pernah memberikan pelatihan mengenai AutoCad dan pembelajaran bahasa Jepang kepada mahasiswa Fakultas Teknik. Lomba pidato kemudian dibuka secara langsung oleh Fanny Octaviani, S.T., M.Si., selaku Wakil Rektor III UNSADA.

DSC_0640 - CopyLomba yang diikuti oleh 27 peserta tingkat SMA se-Jabodetabek dan 17 peserta tingkat Universitas se-Nasional tersebut, memasuki babak penyisihan pada hari pertama ini. Dewan juri pada hari pertama yang bertugas menyaring para peserta adalah Tanaka Hayato dari AOTS, Kazuo Ichihara dari Persatuan Alumni Takushoku, Tashima Norihiro dari Jakarta Shinbun, Yamashita Tetsuo dari Unviersitas Takushoku, dan Hide Sutalaksana dari Hiawarai-kai. Para peserta yang tersaring akan berkompetisi pada babak selanjutnya pada hari berikutnya. ar

DSC03583Jakarta, 5-6 September 2017 – Universitas Darma Persada menggelar Seminar Hasil Penelitian Semester Genap 2016/2017 yang bertajuk “Meningkatkan Mutu dan Profesionalisme Dosen Melalui Penelitian.” Acara yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian Pemberdayaan Masyarakat dan Kemitraan Universitas Darma Persada tersebut dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Kamaruddin Abdullah, IPU selaku Direktur Pascasarjana Energi Terbarukan, UNSADA di ruang Sasana Wiyata.

Dalam sambutannya, Kamaruddin menekankan bahwa penelitian dosen merupakan salah satu faktor yang menunjang naiknya peringkat Universitas Darma Persada yang semula 100 lebih menjadi peringkat 86. Selain itu, Dr. Gatot Dwi Adiatmojo, Kepala LP2MK UNSADA, menambahkan bahwa terdapat 38 judul penelitian yang berhasil dibuat oleh para dosen UNSADA pada semester genap 2016/2017. Tentu hal ini harus terus dipertahankan atau lebih ditingkatkan lagi.

DSC03606Selepas pembukaan, acara kemudian dilanjutkan di ruang TS60 dan E204 yang beragenda menampilkan hasil penelitan para dosen. TS60 menjadi tempat para dosen Fakultas Sastra mempresentasikan hasil penelitiannya, sedangkan E204 menjadi tempat para dosen Fakultas Teknik, Teknologi Kelautan dan Ekonomi menampilkan hasil penelitiannya. Dalam presentasi hasil penelitian tersebut, selain para dosen peneliti, hadir juga mahasiswa Pascasarjana Energi Terbarukan UNSADA yang sangat antusias untuk mengikuti seminar hasil penelitian tersebut.

DSC03596Dalam seminar hasil penelitian tersebut, bukan hanya penelitian dari dosen saja yang ditampilkan, melainkan penelitian kolaborasi antara dosen dan mahasiswa UNSADA. Salah satunya adalah hasil penelitian yang bertajuk “Analisa Bentuk Lambung Kapal Ikan 20 GT dan 30 GT terhadap Stabilitas Kapal” yang dibuat oleh Shanty Manullang, S.Pi, M.Si., Dr. Arif Fadillah, S.T., M.Eng., dan mahasiswa Fakultas Teknologi Kelautan, Rizky Irvana. ar

DSC_0151Jakarta, 30 Agustus 2017 – Fakultas Teknologi Kelautan Universitas Darma Persada mengadakan lokakarya mengenai kurikulum perguruan tinggi berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia tahun 2017. Lokakarya yang berlangsung pada Kamis, 30 Agustus 2017 di ruang Seminar Fakultas Teknologi Kelautan tersebut mengundang narasumbe ahli seperti Haryono, Dr. Ir. Sunaryo M.Sc., Indra Ranu Kusuma ST. M.Sc., Dr. Muhdar Tasrief, Topan Firmandha, S.T., M.T. Acara yang diawali dengan sambutan dari Dekan Fakultas Teknologi Kelautan, Ir. Yoseph Arya Dewanto, MT., kepada peserta lokakarya yang berasal dari jajaran, dosen dan mahasiswa-mahasiswi Fakultas Teknologi Kelautan UNSADA dilanjutkan dengan pembukaan resmi lokakarya oleh Wakil Rektor III, Fanny Octaviani, S.T., M.Si.

Kemudian, Ir. Ayom Buwono, M.Si., selaku Ketua Jurusan Teknik Sistem Perkapalan menyampaikan rancangan kurikulum yang merujuk pada KKNI. Dalam paparannya, Ayom menekankan bahwa Scientific Vision merupakan hal yang perlu dititikberatkan dalam pembuatan kurikulum yang baru. Teknik Sistem Perkapalan UNSADA yang dari tahun 1986 hingga 1989 semula disebut sebagai Teknik Mesin Kapal bertujuan untuk mengembangkan teknologi ramah lingkungan dalam mesin kapal untuk menggantikan mesin konservatif yang menggunakan bahan bakar fosil. Selanjutnya, Theresiana D. Novita, S.T., selaku Ketua Jurusan Teknik Perkapalan juga menyampaikan paparannya.

Menanggapi paparan tersebut, Haryono dari Lembaga Sertifikasi Profesi Maritim menambahkan bahwa selain pendidikan formal strata satu, hendaknya mahasiswa-mahasiswi juga dibekali dengan keahlian tersertifikasi agar nantinya ketika bekerja tidak terlalu banyak mendapat training melainkan siap kerja. Sertifikat seperti COC (Certificate of Competence) dan COP (Certificate of Proficiency) merupakan contohnya.

Sunaryo yang juga mengajar di Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Indonesia menyampaikan bahwa mahasiswa hendaknya mendapat kompetensi yang dapat menghadapi tantangan teknologi di masa depan. Untuk mencapai itu semua, maka hendaknya silabus yang berbasis KKNI tersebut dapat disusun untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa-mahasiswi tersebut.

Selanjutnya, Indra yang juga Kaprodi Teknik Sistem Perkpalan Institut Teknologi Surabaya menyampaikan bahwa baik Unsada maupun ITS memang perlu untuk mengeluarkan sertifikasi yang menunjang keahlian mahasiswa-mahasiswi ketika nantinya terjun dalam dunia kerja. Untuk mencapainya, perlu disusun mata kuliah yang dapat mengakomodiir kemampuan mahasiswa-mahasiswi. Sebagai bahan kajian mata kuliah, alumni dapat membantu agar memberikan gambaran kemampuan seperti apa yang dibutuhkan dalam dunia kerja. Selain itu, dibutuhkan juga soft-skill seperti kemampuan bahasa yang tentunya akan menambah nilai jual lulusan. ar

Jakarta, 19 Agustus 2017 – Universitas Darma Persada mengundang Dr. Yunus Triyonggo untuk memberikan penjelasan secara lengkap mengenai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia atau yang biasa disebut SKKNI. Dalam penyuluhan yang diadakan di ruang Sasana Wiyata pada Sabtu, 19 Agustus 2017 tersebut, hadir para dosen Fakultas Ekonomi UNSADA dan Rektor UNSADA, Dr. H. Dadang Solihin, S.E., M.A.

SKKNI MSDM tertuang dalam Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi nomor 307 tahun 2014, ditandatangani pada tanggal 9 September 2014 oleh Bapak Muhaimin Iskandar selaku Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Memahami SKKNI MSDM hendaknya mengerti kerangka besarnya sehingga memudahkan dalam pemahamannya. SKKNI MSDM disusun dengan mengikuti pendekatan RMCS yang direkomendasikan ILO sejak tahun 2006. Sebelumnya, penyusunan standar kompetensi mempergunakan pendekatan MOSS (Model Occupation Skill Standard) namun pendekatan ini dinilai tidak memberikan fleksibilitas dalam penerapan standar kompetensi karena lebih terfokus pada posisi atau jabatan.

20935062_10208087731830953_6288572837087439080_oPenyusunan SKKNI MSDM diawali dengan penetapan apa Tujuan Utamanya, lalu diuraikan apa saja Fungsi Kuncinya, dilanjutkan dengan apa Fungsi Utamanya dan ditetapkan apa saja Fungsi Dasarnya. Fungsi dasar inilah yang kemudian dikenal dengan Unit Kompetensi. Setiap Unit kompetensi diuraikan atas beberapa Elemen dan masing-masing elemen ditetapkan apa saja Kriteria Unjuk Kerja (KUK)nya. Di dalam pengukuran kompetensi berikutnya perlu juga ditetapkan Indikator Unjuk Kerja (IUK)nya. Di setiap Unit Kompetensi akan diuraikan secara lebih detail apa saja Batasan Variabel dan Panduan Penilaiannya.

Penyusunan SKKNI dapat diinisiasi oleh Asosiasi Profesi atau Asosiasi Industri karena dianggap mengerti persyaratan kompetensi di profesinya masing-masing. Perumusan Rencana SKKNI harus sesuai dengan Rencana Induk Pengembangan SKKNI yang berada di instansi teknisnya. Untuk profesi MSDM, instansi teknisnya adalah Kementerian Ketenagakerjaan. Setelah itu dilakukan proses verifikasi internal yang dilakukan oleh Tim Verifikator yang sudah dibentuk, sebelum masuk ke Pra Konvensi yang mengundang semua pemangku kepentingan. Setelah dilakukan verifikasi eksternal oleh Tim Kemnaker dan semua sepakat untuk finalisasi Rancangan SKKNI MSDM menjadi SKKNI MSDM yang kita kenal sekarang ini.

Sedangkan setelah SKKNI MSDM dibuat, selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk 2 manfaat yaitu untuk pelatihan berbasis kompetensi, dan untuk proses sertifikasi profesi. Penerapan pertama adalah untuk capability building. SKKNI MSDM dipergunakan sebagai pedoman dalam penyusunan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) bidang profesi MSDM berupa pembuatan silabus, kurikulum, dan modul pelatihan profesi MSDM. SKKNI MSDM dapat juga dimanfaatkan oleh LALPK (Lembaga Akreditasi Lembaga Pelatihan Kerja) dalam memberikan akreditasi kepada Lembaga Diklat Profesi (LDP).

Manfaat kedua adalah untuk proses sertifikasi profesi. SKKNI MSDM dapat dipergunakan untuk pedoman dalam pembuatan skema sertifikasi di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) hingga proses uji kompetensi untuk pemberian sertifikat profesi. Selain itu SKKNI MSDM akan digunakan sebagai acuan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dalam proses pemberian lisensi kepada LSP. Dengan adanya standar kompetensi ini, maka profesi MSDM semakin kokoh dan diakui di dunia profesi karena sudah memiliki acuan yang jelas dan resmi dalam membangun kompetensi praktisinya. ar

Jakarta, 18 Agustus 2017 – Universitas Darma Persada menyeleksi kandidat yang mengikuti progam SAKURA Exchange Program in Science di ruang Sasana Wiyata. Seleksi yang diadakan pada Jumat, 18 Agustus 2017 pukul 14:00 tersebut dihadiri oleh para penyeleksi yaitu Dr. Moch. Sholichin, M.Pharm., selaku Wakil Rektor I, Dr. Eko Cahyono selaku Wakil Rektor II, Fanny Octaviani, M.Si., Ir. Ahmad Rozak, dan Dr. Uda Naoshi. Para kandidat berjumlah 22 orang mahasiswa dari seluruh fakultas yang kemudian akan diseleksi menjadi 10 orang untuk mengikuti pogram tersebut.

Tujuan dari program ini adalah memajukan ilmu sains dan teknologi yang merupakan kunci untuk mewujudkan masa depan yang cerah. Selain itu, sangat penting untuk meningkatkan pertukaran kaum muda di negara-negara Asia dan Jepang yang akan memainkan peran penting dalam bidang sains dan teknologi. Berdasarkan pemikiran ini, SAKURA Exchange Program in Science berkeinginan untuk meningkatkan pertukaran para pemuda antar Asia dan Jepang yang akan memainkan peran penting di bidang sains dan teknologi masa depan melalui kolaborasi erat antara industri-akademisi-pemerintah dengan memfasilitasi kunjungan jangka pendek dari pemuda Asia yang kompeten ke Jepang. Program ini bertujuan untuk meningkatkan minat para pemuda Asia terhadap sains dan teknologi di universitas-universitas, lembaga penelitian dan perusahaan swasta Jepang  yang terkemuka.

Terdapat 35 negara yang diharapkan memenuhi syarat untuk mengikuti SAKURA Exchange Program in Science tahun 2017, diantaranya adalah Negara Republik Indonesia. Kandidat yang memenuhi syarat merupakan siswa Sekolah Menengah Atas, mahasiswa Universitas atau Pascasarjana, peneliti, atau pengajar, yang berusia di bawah 40 tahun dan tidak pernah tinggal di Jepang sebelumnya. ar

WhatsApp Image 2017-08-16 at 08.11.36Promo Merdeka
Dalam rangka HUT RI ke-72, UNSADA memberikan potongan biaya kuliah bagi yang melakukan daftar ulang dan sudah dinyatakan lulus, dan free pendaftaran bagi yang ingin mendaftar*

*S&K Berlaku
Berlaku hanya pada 17 Agustus 2017, dari pukul 08.00-14.00
Pembayaran dilakukan dengan cara transfer via ATM ke rek BNI UNSADA 12944729
Kuota Terbatas

Ayoo…. Tunggu apalagi…!