tttttttttt Blog – Universitas Darma Persada

Program Studi

Lembaga

Penelitian

Pengabdian

 

UNSADA

Terakreditasi, Penguasaan Tiga Bahasa (Indonesia, Inggris dan Jepang), Berbasis ICT, Beasiswa, Magang kerja, Bis Kampus.

Brosur

Jakarta, 22 Mei 2017 – Forum Mahasiswa dan Pemuda Peduli NKRI menyelenggarakan Seminar Nasional yang bertajuk “Mengukur Integritas Keutuhan NKRI” yang bertempat di Grha Wira Bakti, Universitas Darma Persada. Seminar tersebut sekaligus sebagai refleksi peringatan hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada 20 Mei.

Seminar yang dimulai sejak pukul 10:00 tersebut, menghadirkan narasumber Dr. Dadang Solihin, S.E., M.A., Dr. Henriette T. Hutbarut Lebang, dan Bursah Zarnubi, S.E. Pada kesempatan tersebut, Dadang menjelaskan bahwa pentingnya menjaga keutuhan NKRI di lingkungan keluarga, sosial, lembaga pendidikan maupun umum untuk menghadapi proxy war yang semakin marak akhir-akhir ini seperti dengan menyebarnya narkoba dan berbagai aksi penyimpangan yang tentunya akan merusak generasi muda.

Seminar tersebut juga menandai ditandatanganinya Fakta Integritas Forum Mahasiswa dan Pemuda Peduli NKRI oleh 17 delegasi dari berbagai lembaga pendidikan, yaitu Universitas Darma Persada, Universitas Bung Karno, Universitas Islam Attahiriyah, Universitas Islam Jakarta, Universitas Mpu Tantular, STIE Tri Dharma Widya, Universitas Azzahra, Akademi Litigasi Indonesia, Universitas Al-Azhar, Universitas Borobudur, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Swadaya, Universitas Negeri Jakarta, STAI Al-Aqidah Al-Hasyimiyyah, dan Universitas Islam As-Syafi’iyah. ar

Seminar Nasional 1 Seminar Nasional 2 Seminar Nasional 3

Jakarta, 18 Mei 2017 – Trax FM bekerja sama dengan Traveloka mengadakan acara “Trax FM Lagee di Kampus” bertempat di area kantin UNSADA tepatnya di Kantin Teknik atau yang lebih dikenal dengan Kantek. Acara yang berlangsung dari pukul 16:00 WIB tersebut ramai dipenuhi mahasiswa-mahasiswi UNSADA dari berbagai jurusan. Mereka antusias untuk mengikuti photobooth challenge dan berkesempatan ditraktir dan memenangkan hadiah menarik dari Traveloka. Mereka cukup berfoto di booth yang telah disediakan kemudian mengunggahnya ke akun media sosial yang mereka miliki seperti instagram dan twitter. Acara yang memeriahkan senja di Unsada ini merupakan bentuk sosialisasi Traveloka yang menawarkan fitur baru selain untuk pemesanan tiket perjalanan dan hotel juga dapat membeli pulsa semua operator yang tentunya akan memudahkan para pengguna setia Traveloka. ar

DSC_5506 DSC_5507 - Copy

Jakarta, 17 Mei 2017 – LP2MK (Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Kemitraan) Universitas Darma Persada memberikan sosialisasi mengenai RIP dan PPM UNSADA untuk 2016-2020. Acara yang dihadiri langsung Rektor Unsada, Dr. H. Dadang Solihin S.E., M.A., yang juga merupakan Pembina dalam Tim Penyusunan RIP dan Resntra PPM UNSADA 2016-2020.

RIP merupakan arah kebijakan dalam pengelolaan penelitian insitusi dalam jangka waktu tertentu yang dibuat untuk memberi arah terhadap penelitian, baik penelitian individual/kelompok, maupun yang dilakukan secara melembaga dan melibatkan disiplin ilmu. Tujuan disiapkannya RIP ini adalah untuk mempercepat arah pengembangan dan pembangunan sumber daya yang mendukung penelitian dan inovasi iptek dalam rangka UNSADA menuju universitas unggul. RIP dibuat berdasarkan Agenda Riset Nasional (2010-2014) Keputusan MENRISTEK No. 193/M/Kp/IV/2010.

Riset unggulan Universitas Darma Persada berorientasi pada penerapan Energi Terbarukan dengan 3 (tiga) kelompok biding ilmu, yaitu:
1. Bidang Ilmu Sains dan Teknologi dengan bidang unggulan:
a. Kajian Sumber Energi Terbarukan (surya, angin, air dan laut, biomasa, bio-fuel)
b. Sistem Informasi untuk Teknologi Konversi Energi dan Konservasi
c. Pengembangan Teknologi Kelautan
d. Model Pengembangan Energi Terbarukan
2. Bidang Ilmu Sosial dan Ekonomi dengan bidang unggulan:
a. Tekno-Ekonomi Teknolofi Konversi Energi
b. Manajemen Pemanfaatan Energi Terbarukan
c. Pengentasan Kemiskinan
3. Bidang Ilmu Budaya dengan bidang unggulan:
a. Rekayasa Sosial dan Budaya
b. Kebijakan dan Mitigasi Pemanfaatan Energi

Berbeda dengan RIP, Renstra PPM (Rencana Strategis Pengabdian pada Masyarakat) Unsada merupakan program yang sifatnya strategis yang dipergunakan sebagai dasar pelaksanaan pemberdayaan masyarakat dan pendampingan dengan mengacu pada dinamika isu perwilayahan (membangun desa mandiri). Renstra PPM tersebut disusun untuk jangka waktu 5 tahun ke depan (2016-2020) dengan mengacu pada RIP 2016-2020 UNSADA.

Alur penyusunan tema program-program pengabdian kepada masyarakat mengacu pada isu nasional, isu wilayah dan RPJM Pemda. Tujuan pewilayahan kegiatan-kegiatan pada program PPM adalah untuk meningkatkan kemanfaatan IPTEK perguruan tinggi bagi kehidupan masyarakat di suatu wilayah dalam wujud perbaikan/peningkatan kesejahteraan, kesehatan, dan pendidikan; meningkatkan pelibatan dan kualitas dosen sebagai pelaksana PPM dalam melaksanakan salah satu darma perguruan tinggi; mensinergikan renstra dan program PPM seluruh peguruan tinggi di suatu wilayah yang merefleksikan Kebhinekaan Intelektual dalam meningkatkan kesejahteraan dan kecerdasan masyarakat; dan meningkatkan utilisasi fasilitas perguruan tinggi dan institusi lain dalam mendukung aktivitas PPM.

Topik program PPM 2016-2020 Unsada sendiri terbagi sesuai 3 (tiga) kelompok bidang ilmu yang telah disebutkan di atas, yaitu:
1. Kelompok Sains dan Teknologi, dengan topik:
a. Memanfaatkan dan menerapkan pengetahuan di bidang Energi Terbarukan (surya, angin, air dan laut, biomasa, bio-fuel) untuk membantu masyarakat di daerah-daerah yang kekurangan energi.
b. Membantu pengolahan sampah dan limbah dari alam dan masyarakat menjadi Energi Terbarukan.
c. Memanfaatkan dan menerapkan pengetahuan Sistem Informasi untuk Teknologi Konversi dan Konservasi Energi untuk membantu masyarakat di daerah yang membutuhkan.
d. Memanfaatkan pengetahuan Teknologi Kelautan dan ditunjang dengan pengetahuan di bidang Energi Terbarukan untuk membantu mensejahterakan masyarakat desa dan pesisir.

2. Kelompok Sosial Ekonomi, dengan topik:
a. Memanfaatkan pengetahuan di bidang Ekonomi Manajemen, Akuntansi dan Teknologi Energi Terbarukan dan Teknologi Konservasi Energi untuk membantu masyarakat meningkatkan kesejahteraan.
b. Membantu masyarakat memahami dan meningkatkan kemampuan masyarakat untuk dapat mengelola pemanfaatan Enegeri Terbarukan.
c. Memanfaatkan dan menerapkan pengetahuan di bidang Energi Terbarukan, Konservasi Energi, Teknologi Kelautan, dan Ekonomi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa dan pesisir.

3. Kelompok Budaya, dengan topik:
a. Memanfaatkan dan menerapkan pengetahuan Humaniora untuk rekayasa sosial dan budaya.
b. Membantu masyarakat memahami kebijakan dan mitigasi pemanfaatan energi.
c. Memanfaatkan dan menerapkan pengetahuan di bidang Energi Terbarukan, Konservasi Energi, Teknologi Kelautan, dan Humaniora untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa dan pesisir. ar

Jakarta, 16 Mei 2017 – Rektor UNSADA, Dr. H. Dadang Solihin, S.E., M.A., yang juga menjabat sebagai Kamatrik Batalyon Bushido UNSADA menjadi Inspektur Upacara Serah Terima Jabatan Komando Resimen Mahasiswa Jayakarta Batalyon Bushido Universitas Darma Persada dan Pengukuhan Ketua IARMI Komisariat Universitas Darma Persada dan Swiss German University.

18489642_10209398601225735_8700693380665880699_o

Upacara yang diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya tersebut, diikuti dengan pengucapan Panca Darma Satya dan Tekad Pendirian Resimen Mahasiswa Indonesia. Komandan lama, Dr. Can. Muswar Muslim, S.T., M.T., memberikan laporan kepada Kamatrik yang kemudian digantikan oleh komandan yang baru, Asri Finarsih, mahasiswa Fakultas Teknologi Kelautan semester 6.

Upacara kemudian dilanjutkan dengan Pengangkatan Anggota Kehormatan Rektor SGU,  Dr. rer. nat. Filiana Santoso oleh Ketua DPP IARMI DKI Jakarta, Drs. Riad Oscha Chalid, M.M. Acara kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan Ketua IARMI Komisariat Universitas Darma Persada terlantik, Tommy Anthony Kaparang, S.S., dan Ketua IARMI Komisariat Swiss German University terlantik, Dr. Dr. Dipl.-Ing. Rachman Syarief, M.M., M.H. yang ditandai dengan penyematan tanda jabatan yang juga dilaksanakan oleh Ketua DPP IARMI DKI Jakarta.

Usai upacara pelantikan, Rektor Unsada sebagai Kamatrik Batalyon Bushido meresmikan Dinding Komando Batalyon Bushido yang bertempat di seberang Markas Komando Batalyon Bushido UNSADA. Acara diakhiri dengan foto bersama dan ramah tamah. ar

18527230_10209398153134533_8425746497649954223_o 18556708_10209398153454541_2607185986068328511_o 18451356_10209398153174534_8628654517634494583_o

 

Jakarta, 3 Mei 2017 – Himpunan Mahasiswa Sastra Jepang Universitas Darma Persada atau yang lebih dikenal dengan HIJANSA menyelenggarakan chisiki yang bertajuk “Pengalaman adalah Kunci untuk Masa Depan, Bangkit dan Berjuanglah” atau dalam bahasa Jepang “Keiken Wa Mirai No Kagi De Aru Kara, Tachiagatte Ganbarou!” Chisiki sendiri merupakan program tahunan HIJANSA yang berbasis pendidikan dan kebudayaan sekaligus untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional. Tujuan dari diadakannya chisiki adalah sebagai ajang kompetensi kemampuan bahasa Jepang antar mahasiswa di dalam lingkup jurusan Bahasa dan Sastra jepang Unsada. Selain sebagai ajang persaingan, chisiki juga merupakan sarana untuk meningkatkan motivasi belajar bahasa dan kebudayaan Jepang.

Acara yang diselenggarakan di Grha Wira Bakti tersebut berlangsung pada Rabu, 3 Mei 2017 sejak pukul 08:00 hingga 19:30. Dimulai dengan pembukaan dari MC dan diikuti dengan sambutan oleh Ketua Pelaksana, Ketua HIJANSA, Ketua Jurusan Jepang, Dekan Fakultas Sastra, dan Warek III Unsada. Setelah panitia memperkenalkan diri, dilanjutkan dengan penampilan ASOBU yang menyajikan tari tradisional Jepang. Acara kemudian dilanjutkan games shiritori atau sambung kata, lomba pidato, tebak lagu, darumasan ga koronda, lomba chisiki, games IV yaitu relays, dan talent show. Setelah pengumuman pemenang, acara chisiki ditutup dengan bon odori atau tarian penutup yang biasa dilakukan dalam festival Jepang.

18319058_1268863136564978_4140319345381993690_o 18238705_1268862299898395_8638432175094663775_o 18278105_1268862973231661_4420363644843632810_o

Spesial diskon untuk memperingati hari pendidikan nasional pada tanggal 2 mei, unsada memberikan discount Rp 500.000,- bagi pendaftar ulang secara lunas dengan dilengkapi persyaratannya dan free pendaftaran sebesar Rp 350.000,- berlaku pada tgl 2 mei 2017, pukul. 09.00-15.00 WIB

Jakarta, 28 April 2017 – Universitas Darma Persada mendapat kunjungan dari HarukaEdu dalam rangka menindaklanjuti rencana pengembangan e-learning yang akan diselenggarakan di Unsada. Sesuai Menanggapi pesatnya pertumbuhan pendidikan online di dunia, HarukaEdu menawarkan pembelajaran online sebagai salah satu solusi terbaik untuk memecahkan masalah pendidikan tinggi di Indonesia. Lembaga tersebut bertujuan untuk bermitra dengan universitas di Indonesia dan memberdayakan mereka untuk menawarkan pembelajaran online dan program gelar dengan fokus pada empat hal yakni kualitas, biaya terjangkau, mudah diakses, dan dapat bergaul. Untuk menjaga kualitas universitas yang bermitra, HarukaEdu mengembangkan proses pembelajaran online dan digital courseware yang memungkinkan mahasiswa untuk belajar secara efisien dan efektif dengan fleksibilitas. Dengan menggunakan teknologi terkini, program e-learning menjamin bahwa kualitas pendidikan yang bagus dapat diperoleh dengan biaya terjangkau. Penggunaan platform pembelajaran inovatif memungkinkan mitra universitas untuk menyampaikan kursus digital kepada mahasiswa yang mudah diakses melalui internet. Agar pembelajaran menjadi menyenangkan dan dapat bergaul, diterapkan berbagai alat media sosial untuk memfasilitasi interaksi, dialog, dan hubungan yang sehat antara mahasiswa dan pengajar.

Universitas Darma Persada dapat memulai pembelajaran online berkualitas sesuai program gelar yang dimiliki dengan investasi, waktu pengembangan, dan risiko yang minimal. Untuk mengembangkan program e-learning tersebut perlu dipersiapkan empat kunci utama. Pertama,  digital courseware dan bahan belajar harus memenuhi standar kualitas dan persyaratannya. Dalam merancang dan mengembangkan materi instruksional tersebut, pengajar bekerja sama dengan praktisi yang memiliki pengalaman profesional yang signifikan untuk mengembakan materi yang sesuai dengan kebutuhan industri dan materi tersebut harus diperbarui secara berkala untuk mengatasi perubahan. Kedua, infrastruktur IT dibangun dengan menggunakan teknologi mutakhir yang tersedia saat ini seperti sistem manajemen pembelajaran SCORM (Sharable Content Object Reference Model) dan BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi) dan mampu memberikan digital courseware online dan offline. Ketiga, pengoperasian yang tidak perlu dikhawatirkan oleh universitas karena tersedia berbagai layanan untuk mendukung jalannya program pembelajaran online seperti layanan help desk yang tersedia setelah jam kerja. Keempat, investasi seperti sumber daya, terutama sumber keuangan, bisa sangat terbatas sehingga investasi dimuka diterapkan agar universitas dapat mulai menawarkan program pembelajaran online dengan investasi yang minimal dan menghindari risiko finansial yang signifikan. ar

Jakarta, 26-27 April 2017 – Wakil Rektor Universitas Hiroshima, Prof. Yasushi Maruyama bersama Prof. Honda, Prof. Sakoda dan Mr. Hirano disambut oleh Rektor Unsada, Dr. Dadang Solihin, S.E., M.A., beserta jajaran dalam kunjungannya ke Universitas Darma Persada yang merupakan rangkaian dari bentuk kerja sama kedua universitas yang telah disepakati sebelumnya.

Pada kunjungan tersebut, diadakan wawancara kepada kandidat program internship Fukuyama sebanyak 3 orang mahasiswa bersama Prof. Honda dan HRD Manager dari Fukuyama Transporting, Co. Ltd. yang dilaksanakan di Ruang Persada.

Selain itu, dalam kunjungan tersebut turut dilaksanakan diskusi oleh Prof. Sakoda dengan Wakil Rektor Unsada bersama Dekan Fakultas Sastra, Kajur Sastra Jepang dan perwakilan dosen Bahasa dan Sastra Jepang. Diskusi tersebut membahas mengenai kurikulum, metode pengajaran, dan peralatan/perlengkapan pengajaran. Pada kesempatan yang sama, rombongan mengunjungi kelas, laboratorium bahasa dan multimedia, perpustakaan dan ruang baca Fakultas Sastra. Tujuan dari kunjungan langsung ini adalah untuk menjalin komunikasi dengan mahasiswa dan melihat langsung kegiatan belajar mengajar jurusan Bahasa dan Sastra Jepang yang dilaksanakan.

Selanjutnya, diadakan pula seminar dalam bahasa Jepang mengenai pengajaran dan metode pengajaran. Seminar tersebut diikuti oleh para dosen Bahasa dan Sastra Jepang. Dalam kesempatan ini, para dosen berkesempatan untuk tanya jawab berbagai hal mengenai pengajaran. Prof. Maruyama turut mengunjungi Fakultas Sastra dalam kegiatan pengiriman instruktur dari Universitas Hiroshima yang diperuntukkan untuk Jurusan Bahasa dan Sastra Jepang.

Mengakhiri rangkaian kunjungan pada hari Rabu, 26 April 2017, Prof. Honda memberikan informasi mengenai pertukaran mahasiswa jangka pendek, pertukaran/studi banding jangka pendek di Hiroshima dan presentasi HUSA (Hiroshima Univeristy Study Abroad) program 2017  yang juga merupakan program pertukaran pelajar dari Universitas Hiroshima.

Pada hari berikutnya, dilaksanakan rapat evaluasi dan laporan antara kedua universitas. Pada kesempatan ini, Universitas Darma Persada diwakili oleh Rektor, para Wakil Rektor, Dekan Sastra Kajur Sastra Jepang, dan Wakil Yayasan Melati Sakura sedangkan Universitas Hiroshima masih diwakili oleh Prof. Maruyama, Prof. Honda, Prof. Sakoda, dan Mr. Hirano yang telah hadir dalam kunjungan pada hari sebelumnya. ar

Jakarta, 13 April 2017 – Universitas Darma Persada mengundang Dr. Nicolaus Uskono, M.Si., untuk memberikan kuliah umum yang diselenggarakan di Ruang Seminar Fakultas Teknologi Kelautan lantai 3. Pria yang juga menjabat sebagai Coordinator Corporate Secretary SINDO Media iNews TV ini memberikan kuliah umum yang bertajuk “Managing Communication in Crisis.” Kuliah umum yang dimulai sejak pukul 14:00 tersebut dibuka secara resmi oleh Warek II, Dr. Eko Cahyono. Para peserta yang hadir merupakan mahasiswa-mahasiswi dari empat fakultas di UNSADA.

Menurut Nicolaus, tidak ada organisasi manapun yang kebal terhadap krisis sehingga komunikasi merupakan hal yang penting pada saat krisis. Selain itu, memiliki persiapan untuk dapat berkomunikasi secara efektif dalam krisis merupakan hal yang sangat krusial. Hal ini disebabkan oleh sifat dasar krisis yakni yaitu darurat dan bisa datang tanpa bisa diprediksi. Krisis sendiri dapat muncul karena human error ataupun sikap yang tidak pantas sehingga dapat berdampak kepada organisasi. Meski tidak dapat diprediksi kemunculannya, namun krisis dapat dicegah dengan cara membuat peraturan tertulis yang dipublikasikan dan juga dilaksanakan; mendukung konsistensi dari aturan; bersikap adil dan jujur; serta mendengarkan para stakeholder.

Nicolaus menjelaskan mengenai langkah-langkah komunikasi yaitu: membuat rencana, mengumpulkan informasi, mengkonfirmasi fakta, menjelaskan krisis, menginformasikan para stakeholders, mengubah rencana jika diperlukan, menentukan aksi kunci, memberi penerangan singkat pada pembicara, menyiapkan alat-alat media, dan memberikan penerangan singkat kepada staf. Dalam perencanaannya perlu mempertimbangkan krisis potensial, menyiapkan anggota tim, mendiskusikan kemungkinan respon, menulis seluruh proses, mengujinya, menyesuaikan rencana respon, menguji kembali, dan mengingatnya.

Selain itu, Nicolaus juga menekankan bahwa menjalin kerja sama dengan media sangatlah penting dan hubungan kerja sama tersebut sebaiknya terjalin sebelum mengalami krisis. Dalam kerja sama tersebut, terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan seperti deadline media, segment yang spesial dari media tersebut dan juga wartawan yang ditunjuk dalam kerja sama tersebut.

Nicolaus menambahkan mengenai hal yang perlu diperhatikan dalam menghadapi media. Jangan memberikan informasi apapun ataupun membiarkan atasan memberikan informasi tanpa persiapan. Perlu diingat bahwa kita tidak berkewajiban untuk selalu berbicara pada wartawan. Jika harus memberikan informasi kepada wartawan haruslah tampil dan berlaku secara profesional, berbicara dengan fasih dan gunakan “senjata” yang kita punya sebisa mungkin dalam setiap jawaban. Hal yang terpenting dari semuanya adalah menyampaikan fakta.

Mengutip Anne Mulcahy, mantan petinggi Xerox, Nicolaus mengibaratkan krisis seperti sapi yang terjebak di dalam parit. Yang perlu dilakukan selain mengeluakan sapi tersebut dari dalam parit adalah mengetahui bagaimana sapi tersebut bisa masuk ke dalam parit. Kemudian, membuat rencana agar sapi tersebut tidak lagi masuk ke dalam parit. Intinya, setiap krisis bisa dihadapi, untuk menghadapinya diperlukan perencanaan yang matang agar tidak terjadi krisis yang sama kembali. ar

17855022_10209128861322406_5841436746321488157_o

17880626_10209128863042449_2875795341938664863_o

Jakarta, 1 April 2017 – Mengawali bulan yang baru, Unsada mendapat kunjungan dari Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Bangka Belitung. Pada kesempatan tersebut, Bupati Belitung Timur, Yuslih Ihza, menyampaikan tujuannya untuk menjalin kerja sama dengan Unsada terutama dalam pengembangan sumber daya manusia. Perlu diketahui bahwa Belitung Timur merupakan salah satu kabupaten di Indonesia yang memiliki sumber daya alam yang cukup melimpah seperti kekayaan timah dan juga hasil lautnya. Akan tetapi, kekayaan timah tersebut tidak dapat lagi dieksploitasi. Selain itu, hasil laut yang melimpah juga masih belum optimal diperoleh karena nelayan yang ada di Belitung Timur masih menggunakan peralatan tradisional.

Rektor Unsada menyambut dengan tangan terbuka niat baik Bupati Belitung Timur tersebut dengan harapan kerja sama yang terjalin dapat membawa kemajuan baik bagi Unsada dan Belitung Timur. Ditambah lagi, Unsada merupakan universitas swasta ternama yang memiliki Fakultas Teknologi Kelautan yang tentunya dapat menunjang kerja sama untuk memajukan sumber daya manusia di bidang kelautan.

Pertemuan tersebut membuahkan nota kesepahaman yang ditandatangani oleh Rektor Unsada, Dadang Solihin, dan Bupati Belitung Timur, Yuslih Ihza, dengan disaksikan oleh Ketua Komisi II DPRD Belitung Timur, Sekretaris Daerah Belitung Timur, para staf Pemda Belitung Timur, dan juga para Wakil Rektor dan Dekan Unsada. Oman Anggari yang menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Belitung Timur mendukung penuh kerja sama Kabupaten Belitung Timur dengan Unsada.  Kerja sama yang terjalin di antara kedua belah pihak adalah dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat baik yang dijalankan di Unsada mapun di Kabupaten Belitung Timur. ar

17545433_10209019951639732_2081830493831728820_o

17637071_10209020031601731_6441239233501316970_o